
![]()
@Glaniz
Skin by Ayien Cute favicon byBabydoll Blog owner: Glaniz! ![]()
| Pernahkah kamu?
Jumat, 05 Juli 2013 | 08.19 | 0 comments
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap tak pernah melewatkan namanya dalam do’a mu?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap melihatnya pun kamu telah merasa menjadi orang paling bahagia
di dunia?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap berbincang dengannya pun dapat membuat kamu tidak bisa tidur
malamnya?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap membaca pesan singkatnya pun membuat jantungmu berdebar tak
karuan?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap membayangkan senyumnya pun membuat wajahmu dipenuhi rona
merah sepanjang hari?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu tak sadar matamu terus mengikuti sosoknya saat dia
melintas?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu selalu menoleh saat mendengar namanya di manapun dan
kapanpun itu?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu rela menari dengan teriknya matahari hanya untuk
memberinya semangat ketika ia bermain basket?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu sudi kehabisan suaramu hanya untuk menjadi orang yang
paling keras berteriak ketika ia mencetak gol?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap seluruh tubuhmu terasa lemas saat melihatnya terluka?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu ingin menjadi seseorang yang selalu dapat mendengar,
melihat, dan menyentuhnya?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap seluruh wajahmu terasa panas saat dia bahkan tak sengaja
menyentuh tanganmu?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu dapat mengingat seluruh isi percakapan kalian?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu dapat mendiktekan seluruh isi pesan konyol kalian?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap melihat fotonya pun dapat membuat kamu berseri-seri?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu tak dapat menyembunyikan rasa cemburu mu pada gadis lain
yang tak sengaja disenyuminya?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu tidak bisa membedakan antara mimpi dan khayalmu dengan
kenyataan?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap apapun yang dilakukannya terlihat benar di matamu?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap melakukan apapun untuk menarik perhatiannya?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu rela merubah diri kamu hanya untuk bersama nya?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap tidak ada orang lain yang kamu pikir dapat menggantikannya?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu rela mengabaikan semua cinta yang datang hanya untuk
menunggunya?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu rela terluka hanya untuk bertahan bersamanya?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap kamu tidak lagi memperdulikan sakitmu asal tetap dapat berada
di dekatnya?
Pernahkah kamu benar-benar menyukai seseorang? Hingga kamu
sampai pada tahap rela melakukan apapun untuknya?
Aku pernah. Aku pernah merasakannya. Bukan, saat ini aku
sedang merasakannya. Tapi ini mungkin bukan rasa suka biasa. Aku sedang jatuh
cinta. Dan apa orang bilang? Ah, ya. Mereka bilang jatuh cinta itu indah. Benar,
ini memang terlalu indah. Sampai sampai aku kebas dengan semua perih ini.
Aku tidak menuntut kamu untuk mengerti, apa lagi membalas. Walaupun
tak bisa ku pungkiri perasaan ingin dicintai kembali itu ada. Tapi ketahulilah saat
dunia menjauh dan menjatuhkanmu, aku akan ada di sini. Aku akan selalu sedia
untuk mendengarkanmu, menguatkanmu, dan memelukmu. Hanya itu yang perlu kamu
ketahui, hanya itu.
Label: Glaniz's, My day, Opini, Penggalauan, Renungan, Truly |