Glaniz's
13 yo. young, but not forever. act,write,jump,sing,dance,and punch. addicted to camera,fashion,and Greyson Chance.
@Glaniz



Skin by
Ayien
Cute favicon byBabydoll
Blog owner: Glaniz!

LMC SMP 2012
Jumat, 07 Desember 2012 | 22.18 | 0 comments

Waktu Classmeeting kelas 7 semester 2 kemarin, aku dan beberapa temanku dipanggil guru Bahasa Indonesia ku, Bu Wiwin. Beliau memberi tahu kami tentang adanya lomba menulis cerpen untuk tingkat sekolah menengah pertama.

Kami yang berniat mengikuti lomba tersebut diminta untuk membuat satu cerita atau lebih dengan tema yang sudah ditentukan dan syarat penulisannya. Aku lupa ada tema apa aja waktu itu, kalau nggak salah sih ada lima. Tapi aku ambilnya tema Cinta Tanah Air. Selain itu, kami juga diharuskan melampirkan biodata, surat keterangan dari sekolah, juga surat peryataan keaslian naskah. Untuk surat keterangan dari sekolah, kami memintanya secara bersama-sama.

Kami hanya diberi waktu beberapa hari untuk menyelesaikan cerpen yang akan dilombakan, karena memang deadline yang sudah semakin dekat. Nantinya cerpen yang kami tulis akan ditunjukkan dulu kepada Ibu Wiwin untuk dikoreksi salah-salah penulisannya. Tapi karena dasarnya aku emang sibuk (baca: males) jadi cerpen aku belum selesai pas deadline nya. Akhirnya aku disuruh mengirimkan cerpen itu sendiri:'>

Karena memang aku pengen banget ikut lomba ini, akhirnya aku selesaikan cerpenku, lalu aku kirim sehari sebelum waktu batas akhir pengiriman. Duh, kok kayak yang nggak niat ya:') Hahaha, cerpen yang aku kirim ini murni karya aku sendiri. Tanpa ada koreksi dan pengeditan. Karena siapa juga yang mau mengkoreksi. Deadline yang Bu Wiwin kasih udah lewat, ayahku juga lagi di luar kota waktu itu. Bahkan, cerpen ini belum pernah ada yang baca selain aku loh :D

Dari poster yang kami terima, di sana tertulis kalau 15 naskah terbaik akan dipanggil ke Jakarta untuk menerima hadiah. Awalnya sempet pesimis juga, sih. Soalnya lomba ini kan nasional, peserta nya dari seluruh Indonesia. Jadi pasti banyak banget naskah yang masuk untuk dinilai. Dari sekolahku aja, udah lebih dari 20 orang yang berminat.

Aku sempet males-malesan nulis cerpen, kesannya udah hopeless gitu. Tapi begitu liat nominal hadiah nya aku bangkit lagi. Di sana katanya juara satu akan mendapatkan hadiah Rp. 6.000.000,00- dan juara 15 nya Rp. 3.500.000,00-. Lumayan banget, kan? Walaupun juara 15 atau juara bontot, hadiah nya tetep gede :D Waktu itu aku emang lagi mati-matian ngumpulin duit. Soalnya lagi terobsesi banget sama iPhone 4s, hohoho.

Juli, Agustus, September. Nggak ada pengumuman. Aku sendiri sudah mulai lupa kalau aku pernah ikutan lomba tersebut. Tapi suatu hari..... Jengjengjenggg! *efek zoom in-zoom out* Aku inget banget, hari itu hari Senin, tanggal 17 September 2012. Aku bolos sekolah, hahaha. Nggak sih, waktu itu aku izin nggak masuk buat ngambil beasiswa dari kantor ayahku karena semester kemarin Allhamdulillah aku masuk 3 besar di kelasku. Hari itu juga ayahku ulangtahun (lo harus tau, he was saying happy birthday from my fatheeerrr! :3) .

Jadi setelah siangnya aku keliling-keliling Bandung merayakan kebolosanku :>, malamnya aku dan keluargaku makan malam di sebuah restoran yang menyediakan menu khusus bebek. Lagi asik-asik makan, ponselku berdering. Awalnya aku mengerutkan kening saat melihat ada panggilan masuk dari nomor yang aku kenal. Lalu setelah diangkat, suaranya seperti ibu-ibu. Ternyata itu dari Bu Wiwin, beliau mengucapkan selamat karena naskahku ternyata lolos 15 besar nasional:D Sumpah di sini aku seneng banget campur nggak nyangka. Karena perasaanku, naskah yang aku tulis itu biasa-biasa aja. Nggak ada keren-keren nya sama sekali. Aku juga sempet takut kalo naskahku nggak sampai ke tangan juri karena aku mengirimkannya H-1 deadline :3 Dan tau nggak, aku sempet dag-dig-dug waktu jawab telefonnya. Aku kira ini dari guru BP-___-


9 Oktober-12 Oktober 2012.

Karena memang 15 finalis harus datang ke Jakarta, jadilah aku izin nggak masuk sekolah (lagi) untuk memenuhi undangan tersebut. Kira-kira hampir seminggu aku nggak masuk sekolah. Padahal di sekolahku waktu itu sedang dilaksanakan Ujian Tengah Semester. Jadi, ya, terpaksa hampir semua UTS aku harus ikut susulan-__-

Hari Selasa pagi, aku ke sekolah dulu buat ketemu Bu Wiwin. Kami berangkat dari Cimahi menggunakan mobil pribadi Bu Wiwin. Awalnya mau naik kereta api, cuma karena Bu Wiwin ada acara sebelumnya dan waktunya nggak memungkinkan buat naik kereta atau travel, jadi lah naik mobil pribadi. Oiya, ini ada fotoku sebelum berangkat. Hehehe :D
Narsis dulu.



Aku dan Bu Wiwin menginap di Grand Prioritas Hotel. Kami sampai di sana sekitar pukul setengah tiga sore. Padahal acara pembukaan dijadwalkan pukul dua siang. Hahaha. Untunglah acar tersebut diundur, karena selain kami ada beberapa finalis lain yang belum sampai. Namun karena risiko telat, kami tertatahan di lobby hotel karena belum mendapat kamar.

Malamnya, sekitar pukul setengah tujuh malam kami masuk ke dalam aula untuk diberi penjelasan tentang teknis lomba. Jadi, kami akan mendapat tugas mandiri, yaitu menuliskan kembali pengalaman bagaimana kami mendapat ide cerita yang kami tulis, bagaimana perasaan saat menerima pengumuman bahwa kami lolos 15 besar, perjalanan kami menuju ke sini, juga perasaan kami saat berada di sini. Selain itu, kami juga diharuskan mengikuti workshop, dan wawancara.

Wif Ulyaaaa. Sahabatku dari Madura :D











Jujur, hasil dari workshop jarang ada yang nyangkut di otak aku. Habis jadwal nya absrud banget. Workshop nya malem tero000s. Alhasil, sepanjang pembicara ngasih materi, aku cuma bisa ngantuk-ngantuk sambil bergalau aja.

Bergalau harus tetep jalan.

Oiya, di sana banyak penyair-penyair terkenal loh! :D Salah satu nya Taufiq Ismail, beliau juga ikut memberi materi. Nah, workshop nya Taufiq Ismail adalah dikit-dikit yang nempel, hahaha :D beliau membahas tentang pentingnya buku-buku bacaan di sekolah-sekolah Indonesia juga pentingnya menulis cerita.

Setelah bergalau di kamar.

Karena lagi galau, snack nya juga :-(

Untuk wawancara dan presentasi, awalnya aku kira bakal tegang banget. Ternyata asik-asik aja, tuh. Kami cuma disuruh menceritakan apa yang menjadi inspirasi kami untuk menulis cerpen yang kami buat. Peserta lainnya mengatakan 80% dari pengalaman mereka sendiri. Dan, kalut lah aku-___- Karena cerita yang aku buat 100% dari khayalanku. Aku nggak pernah ngerasain gimana rasanya ditembak, rasanya perang, atau apapun yang aku tuliskan dalam ceritaku. Cerita yang aku buat benar-benar berasal dari mimpi, khayalan, dan imajinasi liarku.

Di hari terakhir, kami akan diberi pengumuman tentang siapa yang menjadi juara 1, 2, 3, dan seterusnya. Salah satu juri berkata pada kami, "Nggak penting dapet juara berapa. Kalian semua di sini udah jadi pemenang. Karena buat jadi 15 besar dari ribuan orang di luar sana susah banget." Memang, naskah yang sampai ke tangan juri ada 3521 untuk tingkat SMP dan 2109 untuk tingkat SD. Makanya, aku sempat tidak percaya kalau aku berhasil menjadi salah satu diantara 15 finalis tingkat nasional ini. 

Sama Ulya lagi, hehe. Ini lagi dag-dig-dug nunggu pengumuman.
Sebelum pengumuman, ada penampilan seni dari beberapa sekolah yang ada di kawasan sekitar. Ada jaipongan, pencak silat, padus, karawitan, dan masih banyak lagi.




Trofi.

Ini isinya alfalink :D



Daaaaaan.... waktu pengumuman pun tibaaaaa. Hahaha, dari awal aku udah bisa tebak hasilnya. Dan bener kan, akurat. Nggak meleset;;) Aku emang dapet juara 15. Tapi karena yang aku cari bukan juara. Bisa lolos ke final aja aku udah seneng bangeeetttt apalagi dapet banyak pengalaman dan temen baru di sini :D karena lomba ini juga, aku jadi lebih termotivasi buat bikin cerita-cerita dan ikut lomba lainnya. Oiya, nanti aku share ya, cerita aku lombain kemarin ;;)

Para pemenang dari tingkat SD.

Pemenang tingkat SMP. Tebak, tebaaak, aku ada di mana hayooo? Hahaha, itu tuh yang paling ujung kanan. yang paling unyuuu :3

Lumayan, kaaaaann? :3

Total amplop yang aku terima dari hadiah LMC + beasiswa. Kaya, kayaaaaa *mandi duit*




Label: ,



Old things | New things