Glaniz's
13 yo. young, but not forever. act,write,jump,sing,dance,and punch. addicted to camera,fashion,and Greyson Chance.
@Glaniz



Skin by
Ayien
Cute favicon byBabydoll
Blog owner: Glaniz!

Valentine
Senin, 13 Februari 2012 | 07.55 | 0 comments


Tanggal 14 Februari pasti jadi tanggal yang ditunggu-tunggu sama pasangan-pasangan atau muda-mudi yang lagi kena virus merah jambu. Dan yang jomblo biasanya gigit bantal sambil berkhayal kalo itu adalah cokelat dari sang mantan. Oke, lupakan. Biasanya, di hari kasih sayang ini bakal banyak yang tukeran cokelat, hadiah, atau malah nyatain cinta.
Bagi sebagian orang islam merayakan valentine itu haram hukumnya, dan bagi sebagian yang lain valentine malah jadi hari besar. Sebenernya, haram atau nggak merayakan valentine itu tergantung presepsi orang yang merayakannya. Itu juga tergantung cara dia atau mereka merayakan valentine.
Kalo buat aku pribadi sih, ngerayain valentine itu oke-oke aja. Selagi masih dalam batasan wajar. Wajar di sini adalah gak melenceng dari adat atau norma yang berlaku di sekitar kita. Lagian, cara aku ngerayain valentine itu sendiri Cuma dengan tukeran cokelat dan nunjukin rasa sayang kita ke keluarga, temen, sahabat, atau pacar. Dan tentunya, ngasih cokelat atau hadiah itu bukan atas dasar kita pengen ngerayain valentine, tapi karena kita sayang orang tersebut.Jadi, menurut aku sih ngasih cokelat atau apapun di hari valentine gak haram kalo emang niatnya bukan untuk merayakan valentine.
Nah, cara nunjukin rasa sayangnya itu bisa dengan ngasih hadiah, ngeluangin waktu bersama, atau ngomong langsung kalo kita sayang dia atau mereka. Di hari valentine ini kita bisa nunjukin rasa sayang yang lebih dari hari-hari biasanya. Kalo menurut aku, ini wajar-wajar aja, soalnya dengan ngelakuin ini, orang yang kita sayang bakal tau kalo kita  inget dan butuh mereka.
Ada orang yang berpendapat, kalo hari kasih sayang itu gak Cuma valentine, tapi tiap hari. Sebenernya sih sah-sah aja ada yang bilang kayak gitu. Tapi coba pikir, deh, secara gak langsung kita malah bakal bikin orang yang kita sayang jadi gendut gara-gara hari kasih sayang yang setiap hari itu. Kenapa? Ya, karena tiap hari si orang tersayang itu dijajali cokelat-_- oke, ini salah.  Aku punya pendapat, kalo ada cowo yang biasanya ngerayain valentine dengan beliin pacar atau gebetannya cokelat dan hadiah lain, terus tiba-tiba bilang kalo valentine itu haram, dia pasti lagi bokek.
Oh, ya, sebenernya valentine itu gak hanya dirayain sama orang-orang yang punya pacar. Yang *ehem* jomblo juga sebenernya bisa ngerayain valentine. Lagi pula, sayang kan gak Cuma sama pacar doang, sama keluarga, temen, atau sahabat juga kita harus sayang. Iya, kan? Nah, yang jomblo tapi pengen ngerayain valentine, coba deh, rayainnya sama keluarga atau sahabat. Pasti gak kalah asik

Asal mula hari Valentine tercipta pada jaman kerajaan Romawi. Menurut adat Romawi, 14 Februari adalah hari untuk menghormati Juno. Ia adalah ratu para dewa dewi Romawi. Rakyat Romawi juga menyebutnya sebagai dewi pernikahan. Di hari berikutnya, 15 Februari dimulailah perayaan 'Feast of Lupercalia.'
Pada masa itu, kehidupan belum seperti sekarang ini, para gadis dilarang berhubungan dengan para pria. Pada malam menjelang festival Lupercalia berlangsung, nama-nama para gadis ditulis di selembar kertas dan kemudian dimasukkan ke dalam gelas kaca. Nantinya para pria harus mengambil satu kertas yang berisikan nama seorang gadis yang akan menjadi teman kencannya di festival itu.
Tak jarang pasangan ini akhirnya saling jatuh cinta satu sama lain, berpacaran selama beberapa tahun sebelum akhirnya menikah. Dibawah pemerintahan Kaisar Claudius II, Romawi terlibat dalam peperangan. Claudius yang dijuluki si kaisar kejam kesulitan merekrut pemuda untuk memperkuat armada perangnya.
Ia yakin bahwa para pria Romawi enggan masuk tentara karena berat meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Akhirnya ia memerintahkan untuk membatalkan semua pernikahan dan pertunangan di Romawi. Saint Valentine yang saat itu menjadi pendeta terkenal di Romawi menolak perintah ini.
Ia bersama Saint Marius secara sembunyi-sembunyi menikahkan para pasangan yang sedang jatuh cinta. Namun aksi mereka diketahui sang kaisar yang segera memerintahkan pengawalnya untuk menyeret dan memenggal pendeta baik hati tersebut.
Ia meninggal tepat pada hari keempat belas di bulan Februari pada tahun 270 Masehi. Saat itu rakyat Romawi telah mengenal Februari sebagai festival Lupercalia, tradisi untuk memuja para dewa. Dalam tradisi ini para pria diperbolehkan memilih gadis untuk pasangan sehari.
Dan karena Lupercalia mulai pada pertengahan bulan Februari, para pastor memilih nama Hari Santo Valentinus untuk menggantikan nama perayaan itu. Sejak itu mulailah para pria memilih gadis yang diinginkannya bertepatan pada hari Valentine.

Jadi, sekarang gimana pendapat kalian tentang Valentine? Haram atau nggak itu sih terserah kalian aja. Di sini, aku Cuma nge-share pendapat aku tentang hari kasih sayang. Oke, happy valentine, guys! J




Picture of Love

Label: , ,



Old things | New things